Modi Mendesak Warga India untuk Berhenti Bepergian dengan Pesawat karena Krisis Bahan Bakar

Perdana Menteri India Modi mendesak warga untuk menghemat bahan bakar dan menghindari bepergian ke luar negeri.

Modi Mendesak Warga India untuk Berhenti Bepergian dengan Pesawat karena Krisis Bahan Bakar

Perdana Menteri India Narendra Modi mendesak warganya untuk menghindari perjalanan yang tidak penting, menghindari pembelian emas, dan bekerja dari jarak jauh di tengah krisis energi, lapor News4Nation.

Berbicara pada acara peresmian digital dan peletakan batu pertama proyek infrastruktur di negara bagian Telangana senilai sekitar 9,4 miliar rupee (sekitar $100 juta), Modi mengatakan bahwa situasi global saat ini membutuhkan peningkatan tanggung jawab dari setiap warga negara.

Menurutnya, patriotisme tidak hanya terwujud dalam kemauan untuk mengabdi kepada negara, tetapi juga dalam perilaku rasional selama krisis. Ia menekankan bahwa produk minyak bumi impor sebaiknya hanya digunakan jika diperlukan, untuk menghemat cadangan devisa dan mengurangi dampak guncangan ekonomi eksternal.

Perdana Menteri mengusulkan sejumlah langkah untuk mengurangi konsumsi energi dan mengoptimalkan sumber daya:

– pengurangan penggunaan bensin dan bahan bakar diesel,

– memprioritaskan transportasi umum, termasuk metro dan bus,

– pengembangan sistem berbagi kendaraan (carpooling) dan penggunaan transportasi kereta api,

– perluasan penggunaan kendaraan listrik,

– transisi ke kerja jarak jauh dan format rapat online,

– pembatasan perjalanan ke luar negeri, termasuk liburan dan pernikahan di luar negeri,

– pengembangan pariwisata domestik,

– Pengecualian sementara untuk pembelian emas opsional selama satu tahun,

– transisi ke energi surya dan praktik pertanian berkelanjutan.

Seperti yang dilaporkan The Hindu sebelumnya, menyusul blokade Selat Hormuz, India menghadapi risiko krisis energi. Cadangan minyak mentah negara itu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama kurang lebih 25 hari.