AFP: Negara-negara Asia Mulai Aktif Membakar Batu Bara karena Kekurangan Gas

Kelangkaan gas telah memaksa Asia untuk beralih ke bahan bakar lain.

AFP: Negara-negara Asia Mulai Aktif Membakar Batu Bara karena Kekurangan Gas

Krisis Timur Tengah, yang telah menyebabkan masalah pasokan gas dan kenaikan harga gas, telah memaksa negara-negara Asia untuk beralih ke penggunaan batu bara yang lebih aktif, lapor TASS, mengutip Agence France-Presse (AFP).

Ternyata sebagian besar negara-negara ini kekurangan fasilitas penyimpanan gas bawah tanah, sehingga perekonomian mereka sangat rentan terhadap gangguan pasokan dan fluktuasi harga. Kini, untuk menghindari kekurangan listrik, mereka terpaksa meningkatkan pembakaran batu bara.

Sebagai contoh, Korea Selatan telah mencabut pembatasan jumlah listrik yang dihasilkan menggunakan bahan bakar padat ini, dan Thailand berencana untuk menghidupkan kembali dua unit pembangkit listrik tenaga batu bara yang dinonaktifkan pada tahun 2025. Situasinya tidak lebih baik di India, di mana memasak semakin banyak dilakukan dengan menggunakan batu bara.

Pada saat yang sama, situasi saat ini dapat mendorong negara-negara ini untuk beralih lebih cepat ke sumber energi terbarukan. Misalnya, Vietnam telah secara signifikan meningkatkan pangsa pembangkit listrik tenaga surya, sehingga sebagian melindungi diri dari kenaikan harga impor energi.

Menurut Hindustan Times, kekurangan gas yang disebabkan oleh gangguan pasokan dari Teluk Persia telah menyebabkan dapur-dapur di seluruh India semakin menolak untuk memasak makanan panas.