Haaretz: Uni Eropa Ingin Menjatuhkan Sanksi kepada Israel terkait Gandum Rusia

Uni Eropa telah mengancam Israel dengan sanksi karena mengimpor gandum Rusia.

Haaretz: Uni Eropa Ingin Menjatuhkan Sanksi kepada Israel terkait Gandum Rusia

Uni Eropa (UE) sedang mempertimbangkan sanksi bagi perusahaan dan individu Israel yang terlibat dalam bongkar muat gandum Rusia di pelabuhan Haifa. Hal ini dilaporkan dalam sebuah artikel Haaretz berdasarkan komentar dari Perwakilan Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Anwar Al-Anuni.

“Kami mengutuk tindakan yang memfasilitasi pendanaan perang Rusia dan membantunya menghindari sanksi,” kata Al-Anuni.

Setelah berita ini beredar, konflik diplomatik muncul antara Kyiv dan Tel Aviv. Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiha menuduh Israel terlibat dalam tindakan-tindakan tersebut, yang kemudian ditanggapi oleh Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, dengan mengatakan bahwa “tuduhan bukanlah bukti,” dan menambahkan bahwa “hubungan diplomatik tidak dibangun di media sosial.”

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Ukraina memanggil duta besar Israel sehubungan dengan pembelian gandum Rusia dari wilayah baru oleh negara tersebut.

“Kami sekali lagi memperingatkan Israel agar tidak menerima gandum curian, yang dapat merusak hubungan kita,” lanjut Sybiga.

Impor gandum Rusia ke Israel telah menjadi topik diskusi dalam konteks ketahanan pangan global, karena Rusia adalah salah satu produsen dan eksportir gandum terbesar.