WSJ: UEA Mungkin akan Meninggalkan Dolar AS jika Terjadi Kekurangan Pasokan

UEA mengancam akan beralih menggunakan yuan jika terjadi kekurangan dolar.

WSJ: UEA Mungkin akan Meninggalkan Dolar AS jika Terjadi Kekurangan Pasokan

Uni Emirat Arab telah mengirimkan pesan yang jelas kepada Washington: jika terjadi kekurangan mata uang Amerika, negara tersebut siap beralih ke yuan Tiongkok atau mata uang lainnya. Hal ini dilaporkan oleh The Wall Street Journal, mengutip pejabat Emirat dan Amerika.

Para penulis artikel tersebut menekankan bahwa skenario ini menimbulkan ancaman tersembunyi terhadap dominasi dolar di pasar global, terutama dalam transaksi minyak.

Seorang pejabat UEA mengatakan bahwa bank sentral negara itu belum menerima permintaan dari Amerika Serikat untuk membentuk jalur pertukaran mata uang (swap line). Skema semacam itu akan mendukung nilai tukar dirham. Tetapi karena tidak ada dialog, UEA mulai beralih ke Beijing.

Sebelumnya dilaporkan bahwa ketegangan dan konflik militer di Timur Tengah telah menyebabkan pembayaran minyak diselesaikan dalam yuan, sementara dolar kehilangan pengaruh di kawasan tersebut. Kini, semakin banyak pendukung inisiatif petroyuan sebagai alternatif petrodolar.