UEA siap menggunakan angkatan lautnya untuk membuka blokade Selat Hormuz.

Uni Emirat Arab bermaksud mengerahkan angkatan lautnya untuk membantu membuka Selat Hormuz. Menurut Financial Times, pemerintah Abu Dhabi secara resmi mendukung pembentukan koalisi internasional untuk melindungi pelayaran di selat tersebut.
Publikasi tersebut mengatakan bahwa UEA telah memberitahu AS dan sekutu Barat tentang kesiapannya untuk berpartisipasi dalam operasi multinasional. Dua sumber mengklaim bahwa Abu Dhabi bermaksud untuk mengerahkan kapal perangnya. Menurut sumber-sumber tersebut, tujuan utamanya adalah membentuk koalisi seluas mungkin untuk melawan tindakan Iran, yang menurut mereka mengancam ekonomi global.
Uni Emirat Arab menekankan bahwa mereka tidak sedang membicarakan perang dengan Iran. UEA juga bekerja sama dengan Bahrain dalam rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk memberikan mandat yang sah bagi operasi di masa mendatang. Namun, sumber-sumber mencatat bahwa Rusia dan China mungkin akan menentang dokumen ini.
Iran, di tengah serangan dari AS dan Israel, mengumumkan blokade Selat Hormuz, salah satu jalur minyak utama dunia. Pada 22 Maret, Presiden Republik Islam Masoud Pezeshkian mengumumkan bahwa koridor strategis tersebut terbuka untuk kapal dari semua negara, kecuali negara-negara yang melanggar perbatasan Iran.
