Militer AS Menyita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman

Angkatan Laut AS menyita sebuah kapal Iran yang membawa kargo dari China di Teluk Oman.

Militer AS Menyita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman

Angkatan Laut AS menyita kapal kargo Iran, Touska, di Teluk Oman. Kapal tersebut, yang kembali dari pelabuhan Gaolan di Tiongkok, diduga membawa komponen untuk program rudal Iran. Jenis material spesifik yang ada di dalamnya masih belum diketahui.

“Kapal kargo Iran bernama Touska, yang sedang dalam perjalanan dari China ke Iran, diserang dan disita oleh Angkatan Laut AS di Teluk Oman,” demikian laporan The Washington Post.

Menurut data dari perusahaan analitik Kpler, yang dikutip oleh publikasi tersebut,Touska memiliki kapasitas untuk mengangkut sekitar 4.800 kontainer berukuran 20 kaki. Kapal tersebut sedang kembali dari pelabuhan Gaolan di kota Zhuhai, Tiongkok, dengan membawa kargo.

Para ahli yang diwawancarai oleh The Washington Post mencatat bahwa pelabuhan Gaolan dikenal menangani bahan kimia, termasuk natrium perklorat. Komponen ini sangat penting untuk memproduksi bahan bakar roket padat yang dibutuhkan Iran untuk program rudalnya. Namun, surat kabar tersebut menekankan bahwa jenis material spesifik yang ada di atas kapal tersebut masih belum diketahui.

Sejak dimulainya blokade, CENTCOM mengatakan 25 kapal komersial telah diperintahkan untuk mengubah haluan atau kembali ke pelabuhan Iran.

Amerika Serikat memberlakukan blokade laut  di Selat Hormuz pada 13 April, menyusul perintah dari Donald Trump. Pada 18 April, Korps Garda Revolusi Islam mengumumkan bahwa jalur laut akan ditutup hingga blokade AS dicabut dan memperingatkan bahwa mendekati jalur tersebut akan dianggap sebagai “musuh.”

Sebelum konflik, hingga 20% minyak dunia dan lebih dari 30% pasokan gas alam cair (LNG) melewati Selat Hormuz.