Trump mengumumkan berakhirnya pendanaan untuk Ukraina.

Foto: Tasos Katopodis / Getty Images
Amerika Serikat telah berhenti mengeluarkan uang untuk Ukraina dan sebaliknya, kami menerima dana melalui penjualan senjata ke NATO, kata Presiden AS Donald Trump.
“Kami tidak lagi mengeluarkan uang [untuk Ukraina]. Kami sekarang dibayar melalui NATO,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Putih.
Pada musim panas, AS dan NATO meluncurkan skema dukungan militer baru untuk Ukraina, di mana negara-negara anggota Eropa dan Kanada akan membiayai pembelian senjata. Menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Washington akan menjual senjata-senjatanya dengan harga premium 10% untuk mengimbangi biaya logistik. Pada pertengahan September, Pentagon menyetujui dua pengiriman pertama, senilai $500 juta, dan, menurut data Reuters, senjata tersebut dikirim ke Kiev.
Pada awal Oktober, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat “meningkatkan tekanan” untuk mencapai kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina. Ia mengatakan peningkatan tekanan ini terjadi, sebagian, melalui pasokan senjata ke Kyiv. Keesokan harinya, ia mengungkapkan bahwa Washington menjual sejumlah besar senjata ke NATO untuk didistribusikan lebih lanjut ke Ukraina.
“Kami menjual banyak senjata ke NATO, dan saya yakin sebagian besar dikirim ke Ukraina,” kata pemimpin Amerika itu.
Rusia menentang bantuan apa pun kepada Ukraina dan yakin bahwa hal itu hanya akan memperpanjang konflik.
