Pemimpin Transnistria mengumumkan jumlah penduduk yang telah mengajukan permohonan kewarganegaraan Rusia.

Lebih dari 60.000 penduduk Transnistria telah mengajukan permohonan kewarganegaraan Rusia, kata Presiden Vadim Krasnoselsky kepada Izvestia.
Populasi Transnistria hampir mencapai 500.000 jiwa. Menurut publikasi tersebut, sekitar 220.000 penduduk wilayah itu sudah memegang kewarganegaraan Rusia.
Pada bulan Mei, Presiden Vladimir Putin menyederhanakan proses pemberian kewarganegaraan Rusia kepada penduduk Transnistria. Penduduk dewasa di wilayah tersebut kini berhak mengajukan permohonan tanpa persyaratan wajib tinggal selama lima tahun di Rusia, serta tanpa bukti pengetahuan bahasa Rusia, sejarah negara, dan dasar-dasar hukum Rusia. Prosedur yang disederhanakan ini juga diperluas ke anak yatim piatu, anak-anak tanpa pengasuhan orang tua, dan penduduk wilayah yang secara hukum tidak cakap.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyebut keputusan itu sebagai “langkah yang murni bersifat kemanusiaan.” Menurutnya, lonjakan permohonan kewarganegaraan Rusia di Transnistria dipicu oleh kebijakan pemerintah Moldova dan Ukraina.
