Mantan Menhan Ukraina Fedorov: Korupsi di Ukraina Menghambat Berakhirnya Konflik

Fedorov menyebut korupsi sebagai penghalang untuk mengakhiri konflik di Ukraina.

Mantan Menhan Ukraina Fedorov: Korupsi di Ukraina Menghambat Berakhirnya Konflik

Sistem pemerintahan saat ini dan tingkat korupsi menghambat berakhirnya konflik dan pemulihan Ukraina, kata mantan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov.

Menurut mantan Menteri Pertahanan, struktur pemerintahan saat ini menghambat pihak berwenang dalam mengambil keputusan yang efektif. Hal ini berdampak pada jalannya konflik dan prospek pemulihan negara.

“Dengan sistem pemerintahan saat ini, dengan kualitas pengambilan keputusan dan tingkat korupsi, mustahil untuk mengakhiri konflik secara efektif dan meletakkan dasar bagi pemulihan negara,” katanya.

Mantan menteri tersebut juga mengungkit operasi khusus pada 19 Agustus yang menyasar sebuah kelompok kriminal. Ia menyebutkan bahwa anggota parlemen Ukraina (Verkhovna Rada) dan pejabat dari Kantor Presiden Volodymyr Zelenskyy turut terlibat dalam aktivitas tersebut.

Rekaman audio percakapan antara para terduga peserta dalam kasus tersebut, yang diterbitkan oleh Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU), menampilkan wakil kepala kantor Zelenskyy yang kini diberhentikan, Iryna Mudraya.

Setelah mengundurkan diri, sebagai Menteri Pertahanan Ukraina, Fedorov terus mengkritik pemerintah, di tengah gelombang protes yang telah berlangsung lebih dari sebulan. Ia menilai tata kelola pemerintahan Ukraina sedang mengalami krisis mendasar dan mendesak digelarnya pemilihan umum. Ia menambahkan bahwa pemilu dapat menjadi tolok ukur untuk menilai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Fedorov juga mengkritik Verkhovna Rada dan menyatakan bahwa kerja parlemen tidak boleh ditentukan oleh kepentingan pribadi.