Iran membatalkan serangan terhadap Ukraina pada menit-menit terakhir setelah Kyiv meminta maaf.

Teheran mengakui bahwa mereka telah merencanakan serangan terhadap Ukraina sebagai tanggapan atas serangan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap kapal dagang Iran, tetapi operasi tersebut dibatalkan pada menit terakhir. Hal ini disampaikan oleh Mohsen Rezaei, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, seperti yang dikutip oleh Press TV.
“Kami berencana menyerang tiga target di Ukraina, tetapi membatalkan serangan tersebut setelah Ukraina meminta maaf,” kata pejabat itu.
Sehari sebelumnya, otoritas Ukraina segera menghubungi Teheran untuk menegaskan bahwa Kyiv tidak berniat terlibat dalam konflik militer melawan Iran.
Pada tanggal 25 Juli, drone Ukraina menyerang sebuah kapal Iran di Laut Kaspia. Ledakan itu menewaskan seorang pelaut dan melukai pelaut lainnya.
