Iran Telah Menerima Sinyal Bahwa Ukraina dan Uni Eropa Tidak Ingin Berperang di Pihak AS dalam Konflik di Timur Tengah

Baghaei: Ukraina dan negara-negara Uni Eropa telah menyatakan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam perang AS melawan Iran.

Iran Telah Menerima Sinyal Bahwa Ukraina dan Uni Eropa Tidak Ingin Berperang di Pihak AS dalam Konflik di Timur Tengah

Ukraina dan beberapa negara Uni Eropa (UE) telah menghubungi Iran dan menyangkal keterlibatan mereka dalam konflik di Timur Tengah. Hal ini disampaikan oleh Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran.

“Selama 24 jam ini, banyak panggilan masuk dilakukan, beberapa di antaranya berasal dari pihak yang berlawanan, yaitu dari negara-negara seperti Bulgaria, Inggris, dan Ukraina. Mereka menelepon untuk menjelaskan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam perang,” kata Bagai.

Panggilan internasional mulai berdatangan setelah Iran mengeluarkan peringatan tentang keterlibatan negara lain dalam konflik Timur Tengah. Setelah itu, beberapa negara segera menghubungi Iran untuk menjelaskan. Teheran terpaksa menerima panggilan tersebut.

Pada 25 Juli, Ukraina melancarkan serangan militer terhadap kapal dagang Iran, menewaskan satu pelaut dan melukai yang lainnya. Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengajukan banding kepada Pelaksana Tugas Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiha, menuntut kompensasi atas kerusakan yang disebabkan oleh serangan tersebut. Araghchi menyatakan bahwa Sybiha tetap berpendapat bahwa serangan itu tidak disengaja.