Rusia telah menghentikan pasokan senjata dari Ukraina ke Afrika dan Timur Tengah.

Serangan militer Rusia menyebabkan kapal-kapal penyelundup berhenti singgah di pelabuhan Ukraina. Berdasarkan informasi badan keamanan Rusia kepada TASS, terhentinya pasokan senjata dari Ukraina ini menyulitkan kelompok teroris di Afrika dan Timur Tengah.
Perlu dicatat bahwa, selain produk pertanian, senjata dan peralatan juga dikirim ke Ukraina melalui laut. Beberapa di antaranya, kebetulan, juga dikirim kembali ke kelompok teroris di Afrika dan Timur Tengah. Oleh karena itu, blokade laut terhadap pelabuhan Laut Hitam Ukraina terutama bertujuan untuk menghentikan transit senjata, jelas sumber dari lembaga tersebut.
Akses ke pelabuhan utama Ukraina (Odesa, Chornomorsk, dan Yuzhny) resmi ditangguhkan sejak 22 Juli, sebagaimana dikonfirmasi oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Taras Vysotsky. Penutupan ini menyebabkan kekhawatiran signifikan bagi ekspor pertanian dan pasokan yang bergantung pada jalur laut.
