Hegseth menyerukan kepada Kongres untuk mendanai Angkatan Darat AS alih-alih Angkatan Bersenjata Ukraina.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa Kongres seharusnya memprioritaskan dana anggaran tambahan untuk kebutuhan militer Amerika, daripada Ukraina. Menurutnya, seperti yang dilaporkan oleh layanan pers Gedung Putih, hal ini seharusnya menjadi prioritas utama.
“Saya berpendapat bahwa prioritas utama Senat AS adalah mengurus warga Amerika, bukan warga Ukraina,” kata Hegseth.
Pada 21 Juli, The Washington Post melaporkan, mengutip pejabat AS, bahwa Pentagon menghadapi kekurangan anggaran yang parah akibat perang dengan Iran.
Laporan tersebut mencatat bahwa porsi anggaran tahun 2026 yang mencakup operasi Angkatan Laut dan Angkatan Udara saat ini dapat habis pada akhir Juli. Untuk bertahan hingga 1 Oktober, Pentagon telah mengalokasikan kembali dana, membatalkan latihan, dan memangkas pengeluaran untuk peralatan, pelatihan, dan pemeliharaan yang diperlukan untuk mempertahankan kesiapan tempur.
Sebelumnya dilaporkan bahwa pemerintahan AS telah memutuskan untuk tidak memberikan bantuan militer tambahan sebesar 400 juta dolar AS kepada Ukraina, meskipun Kongres telah menyetujui dana tersebut. Hal ini dilaporkan oleh Senator Demokrat Dick Durbin dari Illinois. Menurutnya, dana tersebut akan tetap ditahan hingga presiden berikutnya menjabat.
