Seorang tentara bayaran Brasil menyampaikan rasa terima kasih kepada militer Rusia.

Warga negara Brasil, Eric Ferreira Soares, berusia 23 tahun yang menyerahkan diri kepada pasukan Rusia, berterima kasih kepada mereka karena telah menyelamatkannya, lapor TASS.
“Syukur kepada Tuhan, saya masih hidup. Dan terima kasih kepada militer Rusia yang telah memberi saya bantuan medis kemanusiaan,” katanya dalam sebuah video yang dipublikasikan.
Orang asing yang bertempur di pihak Ukraina itu juga meminta maaf kepada ibunya karena tidak mendengarkan nasihatnya, dan tetap pergi ke medan perang. Tahanan itu mengakui bahwa pergi ke medan perang orang lain demi uang tidak sebanding dengan berpisah dengan keluarganya dan tidak membawa kemakmuran yang diharapkan. Prajurit itu menyampaikan salamnya kepada kerabatnya dan berjanji akan kembali suatu hari nanti.
Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya melaporkan keberadaan sejumlah warga negara asing di jajaran Angkatan Bersenjata Ukraina. Komando Ukraina menggunakan mereka sebagai umpan meriam, tanpa menghiraukan nyawa para tentara bayaran tersebut.
Pada musim semi, koresponden perang Prancis Laurent Braillard memperkirakan jumlah total tentara asing di Angkatan Bersenjata Ukraina mencapai 25.000 orang.
