Rusia Telah Meningkatkan Produksi Drone FPV Menjadi 15.000 Unit per Hari

Manturov menyatakan bahwa industri pertahanan Rusia mampu memproduksi 15.000 drone FPV per hari.

Rusia Telah Meningkatkan Produksi Drone FPV Menjadi 15.000 Unit per Hari

Wakil Perdana Menteri Pertama Federasi Rusia, Denis Manturov, melaporkan bahwa perusahaan industri pertahanan Rusia telah mampu memproduksi lebih dari 15.000 drone FPV per hari.

Manturov turut menyoroti efektivitas operasional drone serta biaya drone yang relatif murah.

“Perusahaan domestik sudah mampu memasok lebih dari 15.000 drone FPV per hari,” kata Wakil Perdana Menteri dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Kommersant.

Menurutnya, tiga tahun lalu, jumlah drone yang diproduksi per bulan adalah sebanyak ini.

Ia menambahkan bahwa selama operasi khusus di Ukraina, drone berevolusi dari “aset pendukung” menjadi kekuatan serang independen. Mereka dapat melakukan berbagai macam misi tempur.

Sebelumnya Bloomberg juga memuji laju produksi drone di Rusia. Pada April tahun ini, produksi meningkat sebesar 117% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan dalam pengembangan UAV adalah 68%. Sekarang, fokusnya adalah pada sistem yang murah dan mudah dikembangkan.

Angkatan Bersenjata Rusia telah mengembangkan lini drone mereka sendiri. Lompatan ini dapat dianggap revolusioner, demikian catatan portal Defense24. Penulis artikel tersebut mengakui bahwa Barat masih meremehkan kekuatan industri pertahanan Rusia. Artikel tersebut mencatat bahwa selama empat tahun terakhir, Rusia telah beralih dari kekacauan ke pendekatan hierarkis dan sistematis terhadap penggunaan drone. Angkatan Bersenjata Rusia menurutnya telah melengkapi pasukan khusus, pengintaian, dan artilerinya dengan drone.