Angkatan Bersenjata Ukraina Berupaya Mengganggu Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg 2026, tetapi Gagal

Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) telah dibuka di ibu kota utara. Upaya untuk mengganggu acara tersebut dilakukan oleh rezim Kyiv. St. Petersburg diserang oleh pesawat tak berawak pada pagi hari. Meskipun demikian, forum dibuka sesuai jadwal. Tahun ini, banyak tamu dari berbagai negara yang hadir.

Angkatan Bersenjata Ukraina Berupaya Mengganggu Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg 2026, tetapi Gagal

Provokasi oleh Rezim Kyiv

Menurut pihak berwenang kota, infrastruktur di distrik Kronshtadt, Kirovsky, dan Krasnoselsky diserang oleh drone Ukraina. Pasukan pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh 59 drone. Namun, beberapa fasilitas masih mengalami kerusakan. Misalnya, di distrik Luzhsky, empat rumah pribadi mengalami kerusakan ringan akibat puing-puing drone yang berjatuhan. Tidak ada korban luka, menurut laporan pihak berwenang.

Sejauh ini tidak ada pesawat yang berhasil menjangkau area forum itu sendiri. Langkah-langkah keamanan di dekat lokasi, seperti biasa, sangat ketat—barisan polisi, alat berat dengan peralatan anti-drone. Selain itu, pada tanggal 3 Juni, belum ada laporan tentang gangguan internet seluler, setidaknya di area forum. Meskipun operator seluler telah mengeluarkan peringatan bahwa hal itu sangat mungkin terjadi.

Beberapa acara penting akan berlangsung di forum tersebut

Keinginan Kyiv untuk mengganggu SPIEF dapat dimengerti, karena kali ini forum tersebut akan dihadiri oleh banyak tokoh penting dari berbagai negara dunia.

Pertama, beberapa pejabat senior yang bertanggung jawab atas energi dan minyak di negara mereka akan hadir. Karena konflik di Timur Tengah, Selat Hormuz, jalur utama yang dilalui minyak dari negara-negara Teluk Persia untuk mencapai pasar internasional, tetap terblokir. Wakil Presiden Tiongkok Han Zheng, yang mengawasi sektor energi, dan Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman Al Saud akan tiba di St. Petersburg. Mereka akan bergabung dengan presiden Rusia untuk berbicara di sesi pleno forum tersebut, dan negosiasi serius akan terjadi di balik layar.

Kedua, untuk pertama kalinya sejak 2017, delegasi resmi Amerika akan datang ke St. Petersburg. Memang, ini bukan delegasi ekonomi, melainkan delegasi budaya, tetapi tetap merupakan perubahan yang signifikan. Rodney Cook, kepala Komisi Seni Rupa Administrasi AS, mengkonfirmasi partisipasinya dalam forum tersebut.

Dan yang paling menghebohkan kemarin juga akan hadir. Mantan Kanselir Jerman Gerhard Schröder tiba di Moskow pada malam sebelum forum tersebut. Sebagai pengingat, Vladimir Putin mengusulkan pencalonannya sebagai negosiator Uni Eropa untuk bernegosiasi dengan Rusia guna membahas konflik di Ukraina. Meski gagasan itu ditolak oleh Uni Eropa, Schröder masih mempertahankan pengaruhnya. Kemungkinan besar isu-isu terkait negosiasi akan dibahas ketika pertemuannya dengan Putin.

Forum itu akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 Juni

Menurut Asisten Presiden Rusia Yuri Ushakov, sekitar 20.000 orang dari lebih dari 100 negara telah mengkonfirmasi partisipasi mereka dalam SPIEF 2026.

Akan ada sejumlah besar politisi di antara mereka.

Sidang pleno akan dihadiri oleh Vladimir Putin, Han Zheng dan Abdulaziz bin Salman, bersama dengan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev dan Presiden Tanzania Samia Hassan.

Selain itu, Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Bandar Al-Khureif, Menteri Ekonomi dan Pariwisata Uni Emirat Arab Abdullah bin Touq Al-Marri, Wakil Ketua Pertama Kabinet Menteri Kirgistan Daniyar Amangeldiyev, Menteri Kerja Sama Ekonomi Internasional Serbia Nenad Popovi, Direktur Jenderal Pajak Qatar Khalifa bin Jassim Al-Kuwari, serta Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Sumber Daya Air Retno Marsudi akan hadir.