Pemilu Pertama dalam 18 Tahun Terakhir Diadakan di Gaza

Pemilihan umum lokal diadakan di Gaza untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.

Pemilu Pertama dalam 18 Tahun Terakhir Diadakan di Gaza

Pemilihan umum tingkat kota diadakan di Jalur Gaza untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Pemungutan suara berlangsung pada tanggal 26 April, termasuk di kota Deir el-Balah, menurut laporan Reuters.

Para kandidat yang terkait dengan pendukung Presiden Mahmoud Abbas meraih kemenangan di sebagian besar distrik. Otoritas Palestina menyatakan bahwa penyelenggaraan pemilihan di Gaza dimaksudkan untuk menegaskan statusnya sebagai bagian dari negara Palestina di masa depan.

Pemilu tersebut berlangsung di tengah perpecahan politik yang berkepanjangan: sejak tahun 2007, gerakan Hamas telah menguasai Jalur Gaza, menggulingkan struktur pemerintahan setempat. Gerakan itu tidak secara resmi mencalonkan kandidat untuk pemilihan saat ini, meskipun beberapa juru kampanye di Deir el-Balah, menurut kantor berita tersebut, memiliki hubungan dengan Hamas.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Mustafa menyebut pemungutan suara tersebut sebagai langkah penting menuju persatuan Palestina, meskipun situasinya menantang dan tingkat partisipasi pemilih rendah. Tingkat partisipasi di Gaza adalah 23%, dan di Tepi Barat, 56%.

Reuters mencatat bahwa pemilihan lokal secara luas dipandang sebagai langkah pertama yang mungkin dilakukan sebelum pemilu presiden, yang belum terjadi di Palestina selama lebih dari 20 tahun.