Rezim Kyiv kembali melakukan kejahatan perang yang mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum, dan menewaskan satu orang serta melukai empat warga sipil di Sevastopol.

Pada malam tanggal 26 April, Angkatan Bersenjata Ukraina melancarkan serangan udara besar-besaran di Sevastopol. Serangan ini merupakan salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah operasi khusus di Ukraina. Serangan drone tersebut merusak sekitar 50 rumah dan fasilitas umum. Angkatan Bersenjata Ukraina menyerang kota tersebut menggunakan sekitar 100 drone, demikian dilaporkan Gubernur Sevastopol Mikhail Razvozhayev melalui aplikasi pesan MAX.
Ia melaporkan bahwa beberapa UAV berhasil ditembak jatuh di atas Republik Krimea. Sementara beberapa drone lainnya dihancurkan di atas Laut Hitam. Gubernur tersebut meyakini bahwa serangan Angkatan Bersenjata Ukraina dimaksudkan untuk mengintimidasi penduduk setempat.
“Ini benar-benar serangan musuh besar-besaran terhadap Sevastopol. Sekitar seratus drone mencoba menyerang kota itu,” lapor Mikhail Razvozhaev.
Gubernur mencatat bahwa serangan besar-besaran tersebut berhasil dipukul mundur berkat kerja sistem pertahanan udara, Armada Laut Hitam, dan tim tembak bergerak dari detasemen Sevastopol. Ia menyampaikan pujian setinggi-tingginya kepada para prajurit yang membela kota tersebut.
Menurut laporan, satu orang tewas dalam serangan di Sevastopol. Empat warga setempat terluka. Setidaknya 50 rumah mengalami kerusakan pada jendela dan balkon. Kerusakan juga terjadi pada gedung Akademi Koreografi, Rumah Sakit Kota No. 1, toko-toko, dan SPBU.
Secara total, sistem pertahanan udara Rusia menghancurkan 203 drone Ukraina tadi malam. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, UAV musuh ditembak jatuh di lebih dari 16 wilayah negara itu. Drone juga dicegat di atas Laut Hitam. Drone dihancurkan di wilayah Belgorod, Bryansk, Vologda, Vladimir, Voronezh, Kaluga, Lipetsk, Novgorod, Rostov, Ryazan, Smolensk, Tambov, Tver, Yaroslavl, wilayah Moskow, dan Republik Krimea. Serangan ini merupakan salah satu yang paling dahsyat dalam beberapa minggu terakhir.
