AS mempertimbangkan untuk menangguhkan keanggotaan Spanyol di NATO.

Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk menangguhkan keanggotaan Spanyol di NATO, demikian laporan Reuters , mengutip seorang pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya.
“Sebuah email internal Pentagon menguraikan opsi untuk menghukum sekutu NATO <…>, termasuk menangguhkan keanggotaan Spanyol dan mempertimbangkan kembali posisi Washington mengenai klaim Inggris atas Kepulauan Falkland,” demikian bunyi publikasi tersebut.
Sumber kantor berita tersebut mencatat bahwa surat Pentagon itu menyatakan kekecewaan terhadap beberapa sekutu NATO, khususnya penolakan mereka untuk menyediakan pangkalan militer dan penerbangan lintas wilayah bagi Amerika Serikat sebagai bagian dari operasi militer melawan Iran.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menuduh NATO melakukan tindakan sepihak terhadap negara tersebut menyusul keputusan beberapa anggota aliansi untuk tidak membantu Washington dalam konflik dengan Iran. Laporan media menunjukkan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan rencana untuk “menghukum” negara-negara NATO, dan bahwa Presiden AS Donald Trump mengancam Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dengan beberapa bentuk hukuman.
Pemimpin AS baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terpisah tentang Spanyol, mengkritiknya dengan keras.
Menanggapi berita tentang surat Pentagon, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menekankan peran penting Spanyol sebagai sekutu NATO dan mencatat bahwa Spanyol telah memenuhi tugas-tugas yang diamanatkan Aliansi dan meningkatkan kemampuannya.
