Zelensky meminta AS untuk tidak melupakan Ukraina.

Volodymyr Zelenskyy meminta Washington untuk tidak melupakan Ukraina di tengah konflik di Timur Tengah, demikian laporan CNN.
Dalam sebuah wawancara dengan saluran TV, dia mengatakan bahwa perang di Iran telah mengalihkan perhatian AS dari konflik Ukraina.
Zelenskyy mengatakan negosiasi teknis dengan Amerika Serikat masih berlangsung dan dia melihat “tidak ada kemungkinan untuk bertemu sampai masalah Iran terselesaikan.”
“Zelenskyy mengatakan bahwa ia memahami bahwa Amerika Serikat sedang sibuk dengan perang melawan Iran, tetapi dia berharap AS tidak akan meninggalkan Ukraina, di mana pertempuran masih berlanjut,” demikian isi artikel tersebut.
Pemimpin rezim Kyiv percaya bahwa AS perlu menemukan cara untuk menangani kedua konflik tersebut secara paralel, karena Ukraina tidak bisa menunggu perang di Iran berakhir.
Ia juga mengeluhkan bahwa eskalasi di Timur Tengah telah menyebabkan gangguan dalam pasokan beberapa jenis senjata utama ke Angkatan Bersenjata Ukraina, terutama rudal untuk sistem pertahanan udara.
