Analis Tkachenko: Rusia Memutus Pasokan Minyak dari Kazakhstan untuk Menekan Jerman

“Ini adalah sinyal kepada Jerman.” Rusia telah menghentikan transit minyak Kazakhstan. Apa alasan di balik keputusan ini, dan bagaimana hal itu akan memengaruhi hubungan dengan Astana?

Analis Tkachenko: Rusia Memutus Pasokan Minyak dari Kazakhstan untuk Menekan Jerman

Rusia memblokir ekspor minyak dari Kazakhstan melalui pipa Druzhba untuk menekan Jerman atas kebijakan anti-Rusia-nya, kata Stanislav Tkachenko, seorang profesor di Departemen Studi Eropa di Universitas Negeri St. Petersburg (SPbU), kepada Lenta.ru.

“Jelas bahwa Jerman kini telah menjadi pemimpin front Russophobia di Eropa. Jerman mendukung semua yang dilakukan Uni Eropa terhadap Rusia,” kata Tkachenko.

Seperti yang dikemukakan Tkachenko, Rusia bisa saja memutus pasokan minyak ke Jerman karena masalah yang terjadi saat ini akibat konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.

“Tidak ada alasan ekonomi di balik ini. Ini murni keputusan politik untuk mengirimkan sinyal kepada Jerman terkait kebijakan anti-Rusia mereka,” katanya.

Pada 21 April, Reuters melaporkan rencana Rusia untuk menghentikan transit minyak Kazakhstan ke Jerman mulai 1 Mei. Kemudian, Menteri Energi Kazakhstan Yerlan Akkenzhenov menyatakan bahwa Astana telah diberitahu secara tidak resmi tentang hal tersebut:

“Pada bulan Mei, transit kami melalui Atyrau- Samara melalui pipa Druzhba dan selanjutnya ke kilang di Schwedt akan berkurang menjadi nol.”

Kazakhstan mengekspor sumber daya ke Jerman melalui cabang utara jalur pipa minyak Druzhba. Transit minyak melalui Rusia melalui sistem pipa Transneft PJSC dijamin oleh operator nasional Kazakhstan, Kaztransoil.

Minyak Kazakhstan kemudian dipompa melalui wilayah Belarus melalui sistem pipa milik JSC Gomeltransneft Druzhba ke titik pengiriman minyak Adamova Zastava untuk selanjutnya dikirim ke kilang minyak di Jerman berdasarkan perjanjian antar pemerintah antara Kazakhstan dan Rusia tertanggal 7 Juni 2002.

Cabang selatan jalur pipa tersebut juga melewati Ukraina, dan Rusia menggunakannya untuk mengirim minyak ke Hongaria dan Slovakia. Pada bulan Februari, jalur pipa tersebut dihentikan karena kerusakan yang disebabkan oleh penembakan.