Mesir, Turki, dan Arab Saudi Ingin Bersama-sama Mengendalikan Selat Hormuz

Tiga negara sedang membahas pembentukan konsorsium untuk mengendalikan Selat Hormuz.

Mesir, Turki, dan Arab Saudi Ingin Bersama-sama Mengendalikan Selat Hormuz

Sejumlah negara Timur Tengah dan Asia Selatan mengajukan proposal kepada Amerika Serikat untuk membuka kembali Selat Hormuz menjelang pertemuan para menteri luar negeri di Islamabad pada 29 Maret, demikian dilaporkan Reuters, mengutip sumber.

Menurut publikasi tersebut, inisiatif yang dibahas termasuk pengenalan sistem tol serupa dengan yang diterapkan di Terusan Suez.

Lebih lanjut, menurut dua sumber Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi sedang mempertimbangkan untuk membentuk konsorsium guna mengelola pengiriman minyak melalui laut. Pakistan ditawari kesempatan untuk bergabung dalam proyek ini, tetapi salah satu sumber menyatakan bahwa Islamabad belum menerima undangan resmi dan tidak memiliki rencana untuk berpartisipasi dalam inisiatif tersebut.

Sumber-sumber dari publikasi tersebut menambahkan bahwa gagasan konsorsium tersebut telah dibahas dengan Amerika Serikat dan Iran. Disebutkan juga bahwa Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, secara rutin menjalin kontak dengan Wakil Presiden AS, J.D. Vance.

Pada tanggal 25 Maret, Iran memberitahu Organisasi Maritim Internasional PBB bahwa kapal-kapal dari negara-negara yang tidak dianggapnya sebagai musuh dapat melewati Selat Hormuz.