Iran mengatakan bahwa tentara AS membakar kapal induk Gerald R. Ford untuk menghindari pertempuran.

Iran mengklaim bahwa personel militer AS sendiri yang menyulut kebakaran di kapal induk USS Gerald R. Ford. Klaim ini disampaikan oleh juru bicara Markas Besar Angkatan Bersenjata Republik Islam, Khatam al-Anbiya, seperti yang dilaporkan oleh stasiun televisi pemerintah Iran.
Menurut pihak Iran, para pelaut Amerika mengambil langkah ini untuk menghindari partisipasi dalam operasi militer melawan Teheran.
“(Kapal itu) sengaja dibakar di Laut Merah oleh beberapa personel militer Amerika karena rasa takut awak kapal tersebut terhadap Iran,” kata juru bicara markas besar.
Sementara itu, laporan menunjukkan bahwa operasi militer AS terhadap Iran dapat berlangsung setidaknya dua hingga tiga minggu lagi. Prediksi ini dibuat oleh media berita Axios. Menurut media tersebut, Presiden AS Donald Trump serius untuk melanjutkan aksi militer dan ingin fokus pada penghancuran Korps Garda Revolusi Islam.
