Mojtaba Khamenei: Iran tidak akan menyerah dalam membalaskan dendam atas darah para martir.

Iran tidak akan melepaskan upaya membalaskan dendam atas darah para martir, demikian pernyataan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam pidato pertamanya. Menurutnya, seperti yang dilaporkan oleh Tasnim, serangan akan dilakukan terhadap semua pangkalan Amerika di wilayah tersebut.
“Kami tidak akan melepaskan upaya membalaskan dendam atas darah para martir. Balas dendam yang kami rencanakan tidak hanya menyangkut kemartiran pemimpin besar revolusi; setiap anggota bangsa yang dibunuh oleh musuh adalah alasan tersendiri untuk pembalasan,” tegas Khamenei.
Ia juga menyerukan persatuan. Menurut pemimpin republik tersebut, Selat Hormuz, jalur utama perekonomian global, harus tetap diblokir.
“Semua pangkalan Amerika di wilayah ini harus segera ditutup, dan pangkalan-pangkalan ini akan diserang. Kami percaya pada persahabatan dengan tetangga kami dan hanya menargetkan pangkalan-pangkalan Amerika, dan kami pasti akan terus melakukannya,” katanya.
Sebelumnya, Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran, menyatakan bahwa Timur Tengah akan “terjerumus ke dalam kegelapan” dalam waktu 30 menit jika jaringan listrik Iran dihancurkan. Ini adalah tanggapannya terhadap ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menghancurkan jaringan listrik Iran dalam waktu satu jam.
