Kementerian Luar Negeri Iran mengkonfirmasi cedera yang dialami oleh Pemimpin Tertinggi baru negara itu, Mojtaba Khamenei.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membenarkan bahwa Pemimpin Tertinggi yang baru, Mojtaba Khamenei, terluka. Ia menyampaikan hal ini dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Corriere della Sera.
“Dia terluka, tetapi kondisinya baik. Saya tidak tahu kapan dia akan menyampaikan pidato pertamanya. Ada tiga atau empat kandidat untuk posisi kepemimpinan, tetapi mayoritas Dewan Pakar memilihnya sesuai dengan konstitusi,” kata diplomat itu.
Sebelumnya, CNN, mengutip sebuah sumber, melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menderita patah kaki, memar di bawah mata kirinya, dan luka robek pada hari pertama pemboman AS dan Israel di negara tersebut.
