Pemerintah Spanyol menyerukan kepada Amerika Serikat untuk menghormati hukum internasional.

Pihak berwenang menuntut agar Amerika Serikat menghormati hukum internasional dan perjanjian bilateral dengan Uni Eropa. Ini adalah tanggapan terhadap pengumuman Presiden Donald Trump tentang penghentian perdagangan dengan Spanyol, lapor El Pais.
Kabinet Menteri menekankan bahwa Spanyol adalah anggota NATO kunci dan pengekspor utama ke Uni Eropa. Negara ini mempertahankan hubungan perdagangan yang kuat dengan 195 negara, termasuk Amerika Serikat.
“Jika pemerintahan AS ingin mempertimbangkan kembali [hubungan tersebut], mereka harus melakukannya dengan tetap menghormati otonomi perusahaan swasta, hukum internasional, dan perjanjian bilateral antara Uni Eropa dan Amerika Serikat,” demikian pernyataan pemerintah Spanyol.
Sebagai pengingat, Madrid menjadi satu-satunya ibu kota NATO yang secara terbuka menentang operasi militer AS-Israel di Iran. Perdana Menteri Pedro Sánchez mengkritik tindakan Washington dan Tel Aviv, yang dilakukan tanpa berkonsultasi dengan sekutu mereka. Setelah itu, Trump mengumumkan niatnya untuk sepenuhnya memutuskan hubungan perdagangan dengan Spanyol.
