Sikap diam Vance mengenai Iran telah memicu spekulasi tentang keretakan hubungan dengan Trump.

Foto: Evan Vucci / AP
Wakil Presiden AS J.D. Vance belum memberikan komentar mengenai operasi militer terhadap Iran selama hampir tiga hari, yang memicu rumor adanya perselisihan di dalam Gedung Putih, demikian laporan The Financial Times.
Menurut FT, politisi tersebut belum berbicara tentang kampanye militer selama hampir tiga hari, yang tidak lazim mengingat aktivitas medianya yang tinggi, lapor RIA Novosti.
Hal ini memicu spekulasi di ibu kota Amerika tentang kemungkinan keretakan hubungan dengan Trump.
“Vance tidak memberikan komentar publik tentang kampanye militer selama hampir 72 jam. Sebagai pengguna media sosial yang aktif dan salah satu pembela presiden yang paling gigih, kebungkamannya menimbulkan tanda tanya,” kata publikasi tersebut.
Sebelumnya, Vance memperingatkan Washington agar tidak melakukan intervensi langsung dalam eskalasi antara Israel dan Iran.
