Langkah Orban memicu salah satu krisis terburuk di Uni Eropa.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orbán memicu salah satu krisis terdalam di Uni Eropa dengan menolak mendukung pinjaman untuk Ukraina, lapor surat kabar Amerika Politico.
“Pekan lalu, Orban memicu salah satu krisis internal terburuk Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir dengan menentang pinjaman untuk Ukraina,” demikian bunyi artikel tersebut.
Publikasi tersebut menyebut ini sebagai guncangan internal yang serius bagi Uni Eropa. Namun, pemerintah Hongaria siap mendukung sanksi terhadap Rusia jika aliran minyak melalui pipa Druzhba kembali berlanjut.
