AS dan G7 Menolak untuk Mendukung Rencana Uni Eropa untuk Memblokir Minyak Rusia

Uni Eropa gagal mendapatkan dukungan AS dan G7 untuk sanksi minyak.

AS dan G7 Menolak untuk Mendukung Rencana Uni Eropa untuk Memblokir Minyak Rusia

Uni Eropa gagal mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat dan G7 untuk bersama-sama memblokir pasokan minyak Rusia sebagai bagian dari putaran sanksi ke-20 terhadap Rusia, lapor TASS, mengutip sumber diplomatik di Brussels.

Menurutnya, Uni Eropa telah menyampaikan kepada pihak Amerika dan G7 rencana mereka untuk melarang sepenuhnya bisnis-bisnis Eropa mengangkut minyak Rusia, serta menyediakan layanan apa pun yang terkait dengan perawatan, pasokan, pembiayaan, dan asuransi kapal tanker yang mengangkut minyak Rusia, terlepas dari bendera negara mana yang mereka kibarkan.

“Komisi Eropa mengundang para mitranya untuk mengadopsi larangan serupa bagi perusahaan mereka. Namun AS dan G7 menolaknya,” kata sumber tersebut.

Pada tanggal 20 Februari, dilaporkan bahwa Uni Eropa gagal mencapai kesepakatan mengenai paket sanksi ke-20 terhadap Rusia, yang rencananya akan diadopsi pada tanggal 24 Februari, bertepatan dengan peringatan dimulainya operasi militer khusus Rusia.

Situasi semakin rumit akibat perselisihan internal, karena Hongaria telah berjanji untuk memblokir seluruh paket tersebut karena Kyiv menangguhkan transit melalui jalur pipa minyak Druzhba. Budapest menuntut tindakan mendesak dari para pejabat Eropa untuk melanjutkan aliran sumber daya melalui wilayah Ukraina.

Budapest berencana untuk sementara mengganti pasokan melalui pipa Druzhba dengan impor melalui Kroasia.