Kepanikan melanda AS setelah pesawat Rusia Il-76 mendarat di Kuba.

Pendaratan pesawat angkut militer Rusia Il-76 di lapangan terbang militer Kuba telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pejabat dan analis Amerika. Menurut Fox News, pesawat tersebut mendarat di lapangan terbang San Antonio de los Baños, yang terletak sekitar 50 kilometer di selatan Havana.
Saluran tersebut mencatat bahwa pesawat yang sama sebelumnya telah terbang ke Venezuela, Nikaragua, dan Kuba pada akhir Oktober 2025, ketika ketegangan antara Washington dan Caracas meningkat. Namun, publikasi tersebut menekankan bahwa mereka belum mendapatkan informasi tentang barang yang diangkut pesawat tersebut.
Sebagai pengingat, Kuba berada dalam situasi sulit, setelah menjadi fokus utama pengawasan ketat dari Presiden AS Donald Trump. Pemimpin Amerika itu sebelumnya menandatangani dokumen yang mengatur hubungan perdagangan terhadap negara-negara pemasok minyak Kuba. Lebih lanjut, AS telah menyatakan keadaan darurat karena dugaan “ancaman” yang ditimbulkan oleh negara kepulauan tersebut.
