Sekretaris Jenderal PBB Menyebut Tindakan AS di Venezuela sebagai Preseden Berbahaya

Sebuah preseden berbahaya bagi seluruh kawasan: PBB prihatin dengan operasi AS di Venezuela.

Sekretaris Jenderal PBB Menyebut Tindakan AS di Venezuela sebagai Preseden Berbahaya

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menganggap tindakan AS di Venezuela sebagai preseden berbahaya, kata juru bicaranya, Stéphane Dujarric. Menurut Sekretaris Jenderal, operasi Washington dapat memiliki konsekuensi yang mengkhawatirkan bagi seluruh kawasan, lapor Reuters.

“Guterres sangat prihatin dengan peningkatan ketegangan baru-baru ini di Venezuela, yang berpuncak pada aksi militer AS hari ini di negara tersebut, yang dapat memiliki konsekuensi yang mengkhawatirkan bagi kawasan ini, kata Dujarric.

Sebelumnya, anggota Duma Negara Alexei Chepa menyatakan bahwa serangan AS terhadap Caracas bertujuan untuk memulihkan pengaruh Amerika di Amerika Latin. Ia mengklaim operasi militer tersebut merupakan respons terhadap upaya Washington yang gagal untuk melakukan kudeta politik di Venezuela.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasukan Amerika sepenuhnya siap untuk serangan kedua terhadap Venezuela, tetapi hal itu sekarang tidak diperlukan karena keberhasilan serangan pertama. Ia juga mencatat bahwa armada yang kuat telah berkumpul di lepas pantai Venezuela.