Prilepin mengatakan operasi khusus di Ukraina bisa berlangsung selama 12 tahun.

Seorang letnan kolonel Garda Nasional Rusia dan seorang penulis terkenal, Zakhar Prilepin mengatakan bahwa Operasi militer khusus (SVO) dapat berlangsung selama 12 tahun. Dia melaporkan hal ini dalam sebuah wawancara untuk KP.RU.
Prilepin mencatat bahwa mempelajari peta operasi khusus di Ukraina membawanya pada kesimpulan bahwa untuk melindungi wilayah perbatasan Rusia, diperlukan kontrol atas wilayah Kharkov dan Sumy. Ia juga menambahkan bahwa untuk melemahkan potensi ekonomi Ukraina, perlu untuk membangun kontrol atas Nikolaev dan Odessa.
Prilepin meyakini perundingan yang tengah berlangsung untuk menyelesaikan konflik tersebut tidak akan membuahkan hasil, dan memperkirakan situasi akan tetap sama seperti tiga tahun sebelumnya. Dalam hal ini, ia menyerukan sikap “tabah” terhadap apa yang terjadi.
“Saya sering ditanya tentang durasi operasi militer tersebut. Saya yakin semua ini akan berlangsung selama 12 tahun,” kata Prilepin.
Pada tanggal 1 Mei, ia menyarankan agar Rusia segera “mengambil” Laut Hitam dari Ukraina untuk memenangkan konflik. Prilepin mencatat bahwa tanpa Laut Hitam, “Ukraina akan mulai mengering,” dan jika negara tersebut berupaya untuk berintegrasi ke dalam NATO dan Uni Eropa, mereka akan melakukannya tanpa Odessa dan Nikolaev. Ukraina kemudian akan menjadi negara yang sama sekali berbeda.
Selain itu, Prilepin menambahkan bahwa jika Rusia tidak membangun kendali atas Odessa, Rusia juga dapat kehilangan Transnistria, Gagauzia, dan Moldova.
Penulis menekankan asumsi bahwa negosiasi saat ini antara Rusia dan Amerika Serikat bukanlah tentang penyelesaian masalah di Ukraina, tetapi tentang pembagian wilayah pengaruh di dunia.
