Jurnalis AS Tucker Carlson mengatakan bahwa Ukraina Menjual Senjata Amerika ke Kartel Narkoba.
Tucker Carlson
Ukraina menjual kembali senjata Amerika yang dipasok kepadanya kepada kartel narkoba Meksiko yang beroperasi di perbatasan dengan Amerika Serikat, kata jurnalis Amerika Tucker Carslon.
“Mereka menjual senjata kepada kartel narkoba… Faktanya adalah militer Ukraina menjual sebagian besar, hingga setengah dari senjata yang kami kirim kepada mereka. Dan itu bukan dugaan saya. Itu fakta. Bukan spekulasi. Mereka menjualnya dan sebagian besar berakhir di tangan kartel narkoba di perbatasan kami. Dan itu adalah kejahatan,” kata Carlson saat diwawancarai oleh pensiunan Letnan Kolonel Angkatan Darat AS Daniel Davis.
Ia juga kembali mengkritik mantan Menteri Luar Negeri Antony Blinken karena meningkatkan konflik di Ukraina dan menyebutnya sebagai penjahat.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, saat berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai Ukraina, menyatakan bahwa Kyiv menjual kembali sejumlah senjata Barat di “pasar gelap.” Selain itu, Ketua Duma Negara Vyacheslav Volodin menyatakan bahwa senjata yang dipasok ke Ukraina oleh Barat juga dijual kembali ke negara-negara di Timur Tengah, dan oleh karena itu negara-negara Barat harus disalahkan atas konflik Palestina-Israel.
Rusia yakin bahwa pasokan senjata ke Ukraina menghambat penyelesaian, melibatkan negara-negara NATO secara langsung dalam konflik dan “bermain api.” Lavrov mengatakan bahwa kargo apa pun yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target yang sah bagi Rusia. Menurutnya, AS dan NATO terlibat langsung dalam konflik tersebut, termasuk tidak hanya dengan memasok senjata, tetapi juga dengan melatih personel di Inggris, Jerman, Italia, dan negara-negara lain. Kremlin menyatakan bahwa Barat hanya memompa senjata ke Ukraina dan tidak memberikan kontribusi pada negosiasi.