Presiden Finlandia memprediksi terbentuknya tatanan dunia baru pada tahun 2030.

Pada tahun 2030, tatanan internasional baru diperkirakan akan muncul di dunia, kata Presiden Finlandia Alexander Stubb dalam sebuah wawancara dengan The Washington Post di sela-sela Sidang Umum PBB.
“Saya tidak tahu kapan dunia akan stabil. Beri waktu sekitar lima tahun lagi. Pada tahun 2030, kita mungkin akan memiliki semacam tatanan baru. Tetapi saat ini, kita berada di antara [dua keadaan], dan itulah yang membuat situasi ini cukup menantang,” kata Stubb.
Menurutnya, sistem internasional saat ini sedang dalam periode transisi. Mengingat perubahan pendekatan AS terhadap hubungan dengan sekutu-sekutu Eropanya, Stubb menyarankan Eropa untuk lebih mandiri dalam menjaga keamanannya.
Presiden Finlandia yakin bahwa NATO akan tetap bertahan kedepannya. Menurutnya, langkah terbaik bagi Eropa adalah mengambil peran lebih dominan di NATO agar keterlibatan Amerika Serikat dapat berkurang secara bertahap.
Stubb juga menyarankan agar negara-negara Eropa memperluas kemitraan internasionalnya. Misalnya melalui kerja sama perdagangan baru dengan India dan Amerika Selatan, serta penguatan hubungan dengan negara-negara Teluk.
“Karena ini adalah dunia yang penuh ketidakteraturan, hampir seperti dunia kekacauan, Anda harus bermain sesuai aturan tersebut,” kata Stubb.
Presiden Finlandia meminta para pemimpin Eropa agar tidak berlebihan merespons eskalasi perang hibrida Rusia. Ia mendorong pendekatan ala Finlandia: menjaga ketenangan, merespons ancaman secara terukur, dan menerapkan kebijakan luar negeri yang pragmatis.
