Spanyol Ingin Menghentikan Impor LNG Rusia Mulai Januari

Spanyol akan berhenti menggunakan LNG Rusia pada 1 Januari 2027.

Spanyol Ingin Menghentikan Impor LNG Rusia Mulai Januari

Spanyol bermaksud untuk menghentikan impor gas alam cair (LNG) Rusia pada 1 Januari 2027, meskipun perusahaan lokal masih memiliki kontrak jangka panjang dengan pemasok. Hal ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri negara tersebut, José Manuel Albarez.

Menurut kepala Kementerian Luar Negeri Spanyol, Madrid akan mematuhi sanksi baru Uni Eropa terhadap sumber daya energi Rusia. Ia juga mencatat bahwa kontrak pasokan LNG saat ini telah ditandatangani bertahun-tahun sebelumnya, sehingga tidak dapat dibatalkan dalam semalam.

“Sanksi tersebut tidak mungkin diberlakukan tanpa persetujuan Spanyol. Beberapa perusahaan kami terikat kontrak pasokan LNG jangka panjang yang tidak bisa dibatalkan secara mendadak. Meski begitu, kami berkomitmen untuk mematuhi sanksi baru ini,” ujar Albarez.

Menteri tersebut juga menekankan bahwa Spanyol memiliki beberapa kapasitas penyimpanan dan pengolahan gas alam cair terbesar di Eropa. Ia menyatakan bahwa hal ini akan memungkinkan negara tersebut untuk meningkatkan perannya dalam pasokan LNG ke negara-negara Eropa lainnya.

“Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi negara-negara Eropa lainnya. Kami dapat membantu mereka mengamankan pasokan LNG dari mitra yang andal, seperti Amerika Serikat,” ujar Menteri Luar Negeri Spanyol.

Di sisi lain, Rusia masih menjadi salah satu pemasok utama LNG bagi Spanyol. Berdasarkan data perusahaan energi Spanyol, Enagás, porsi impor dari Rusia sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tergolong signifikan. Hal ini menempatkan Rusia di posisi ketiga sebagai pemasok terbesar setelah Amerika Serikat dan Aljazair.

Sebelumnya, Dewan Uni Eropa telah menyetujui larangan total pasokan LNG Rusia mulai 1 Januari 2027. Pembatasan tersebut juga mencakup penghentian bertahap penggunaan gas jalur pipa asal Rusia.