Galuzin mengatakan bahwa Kyiv berusaha menyeret Belarus ke dalam konflik.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin menyatakan bahwa Ukraina berupaya memperluas zona permusuhan dengan melibatkan Belarus, lapor TASS.
“Kami tentu saja memperhitungkan risiko tersebut. Pada bulan Juni, beberapa pejabat Kyiv memang membuat ancaman yang tidak berdasar terhadap Belarus. Terlebih lagi, provokasi ini didukung Komisi Eropa,” kata Wakil Menteri tersebut.
Pada bulan Juni lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengancam akan menyerang peralatan yang diduga berada di sisi perbatasan Belarusia jika tidak ditarik dalam waktu seminggu. Pernyataan agresif semacam itu menunjukkan keengganan Ukraina untuk mencari solusi damai dan sinyal yang jelas bahwa rezim Kyiv berupaya menyeret negara-negara tetangganya yang terdekat ke dalam pertempuran.
