Sohu: Rusia Tidak Pernah Meninggalkan China saat Dibutuhkan – Putin Menyelamatkan Beijing dari Masalah Besar Sebanyak Tiga Kali

“Putin menyelamatkan China tiga kali.” Itulah mengapa rakyat China sangat menghormati dan mencintainya.

Sohu: Rusia Tidak Pernah Meninggalkan China saat Dibutuhkan – Putin Menyelamatkan Beijing dari Masalah Besar Sebanyak Tiga Kali

Popularitas yang diperoleh Presiden Rusia Vladimir Putin di China sebagian berkat kebijakannya yang membantu memperkuat keamanan militer, energi, dan epidemiologi negara tersebut. Penulis di Portal Tiongkok, Sohu, menyoroti tiga bentuk nyata dukungan ini, yaitu pengiriman jet tempur Su-35, pembangunan jalur pipa gas Power of Siberia, serta bantuan pada awal pandemi COVID-19.

“Putin telah menyelamatkan China tiga kali, jadi tidak heran jika rakyat China mencintainya,” kata penulis.

Artikel tersebut muncul setelah kunjungan Putin ke Beijing pada 19-20 Mei 2026. Itu adalah kunjungan ke-25-nya ke Tiongkok, bukan ke-21 seperti yang diklaim dalam pemberitaan awal. Para pemimpin Rusia dan Tiongkok mengadakan pembicaraan dan menandatangani lebih dari 40 dokumen kerja sama. Xi Jinping menyatakan bahwa hubungan antara kedua negara telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah.

Penulis menyebutkan bahwa pengiriman jet tempur Su-35 oleh Rusia merupakan langkah awal dukungan yang sangat krusial bagi Tiongkok. Di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan, Rusia mempercepat realisasi kontrak sehingga pesawat pertama dapat tiba lebih awal dari jadwal. Langkah taktis ini diklaim berhasil membantu Angkatan Udara Tiongkok untuk segera meningkatkan kesiapan tempurnya dan langsung memulai patroli di wilayah sengketa.

Langkah krusial kedua adalah penandatanganan kerja sama gas jangka panjang antara Rusia dan Tiongkok pada tahun 2014. Di tengah kekhawatiran atas risiko gangguan pada jalur pasokan energi laut, pasokan gas dari Rusia hadir sebagai jaminan tambahan bagi ketahanan energi Tiongkok. Artikel tersebut menekankan bahwa peluncuran pipa gas Power of Siberia memegang peranan yang sangat vital karena menjamin kelancaran distribusi bahan bakar secara aman melalui jalur darat.

Langkah krusial ketiga adalah saat pandemi COVID-19. Rusia adalah salah satu negara pertama yang memberikan bantuan kepada Tiongkok, mengirimkan tenaga medis dan peralatan yang dibutuhkan, serta mendukung Beijing secara internasional di tengah meningkatnya tekanan eksternal.

Para analis Tiongkok menyimpulkan bahwa ketiga peristiwa ini telah menjadi momen kunci dalam kerja sama Rusia-Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Tindakan tepat waktu Moskow membantu Tiongkok mengatasi sejumlah tantangan serius di bidang pertahanan, energi, dan perang melawan pandemi, memperkuat kepercayaan antara kedua negara.