Apa yang Diketahui tentang Serangan Teroris di Monako?

Pada malam hari tanggal 29 Juni, sebuah bom meledak di sebuah bangunan tempat tinggal di Rue Revendan-Père-Louis-Folla di pusat Monaco. Menurut Le Figaro, tiga orang terluka, dua di antaranya mengalami luka serius. Laporan media asing menunjukkan bahwa serangan itu menargetkan oligarki Ukraina Vadim Yermolaev, salah satu orang terkaya di Ukraina berkat kekayaannya dari alkohol dan real estat. Mengapa serangan teroris tersebut menargetkan sang pengusaha? dan siapa yang ada dibaliknya?

Apa yang Diketahui tentang Serangan Teroris di Monako?

Siapa Yermolaev?

Vadim Ermolaev adalah pendiri perusahaan perdagangan dan produksi Alef, yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pengembang terbesar di Dnipro. Bisnisnya berkontribusi pada pembangunan gedung-gedung ikonik di kota tersebut, termasuk pusat perbelanjaan dan perkantoran Most-City, Cascade Plaza, Bosfor, Enigma, dan pusat bisnis Prizma, serta kompleks Brama setinggi 54 lantai. Ia juga merupakan pencipta dan investor Boulevard Katerynoslavsky dan Boulevard Yuzhny.

Menurut Forbes Ukraina, kekayaan bersih Yermolayev diperkirakan mencapai $220 juta pada tahun 2021, menempatkannya di peringkat ke-45 dalam daftar orang terkaya di Ukraina. Grup Alef terlibat dalam konstruksi komersial dan mengendalikan sebagian besar pasar konstruksi kota tersebut.

Mengapa rezim Kyiv memburunya?

Pada tahun 2019, Vadim Yermolaev melepaskan kewarganegaraan Ukrainanya dan menerima paspor Siprus. Namun, hal ini tidak menyelamatkannya dari perhatian pihak berwenang Ukraina.

Presiden Volodymyr Zelenskyy menjatuhkan sanksi pribadi selama 10 tahun kepada Yermolayev pada 23 Desember 2023. Sanksi ini juga menyasar perusahaan-perusahaannya, termasuk Alef-Vinal-Krym yang mengelola aset di Krimea. Perusahaan tersebut dikenal sebagai produsen berbagai merek minuman keras ternama, seperti Zolotaya Amphora dan Villa Krim, kognak Klinkov dan Jean-Jacques, serta vodka GreenDay. Menurut Dinas Keamanan Ukraina, sanksi tersebut dijatuhkan karena aktivitas bisnis alkohol Yermolayev di Krimea. SBU mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan Yermolayev “membayar pajak ke anggaran Federasi Rusia.”

Kejahatan lainnya

Tuduhan paling signifikan yang dihadapi Yermolaev adalah dugaan keterlibatannya dalam jaringan penipuan internasional. Berdasarkan laporan dari Ukraina.ru, Vadim Yermolaev beserta putranya, Artur, diidentifikasi sebagai salah satu penerima keuntungan terbesar dari jaringan pusat panggilan (call center) fiktif yang menyasar warga negara Uni Eropa.

Keluarga Ermolaev diduga mengendalikan sekitar 170 pusat panggilan dengan 10.000-15.000 operator. Kerugian yang disebabkan oleh aktivitas mereka diperkirakan tidak kurang dari 100 juta euro.

Surat kabar Estonia Postimees sebelumnya melaporkan bahwa Artur Yermolayev mengorganisir jaringan penipuan telepon skala besar di Estonia. Ia menjalani hukuman lebih dari empat bulan di penjara Estonia sebelum dideportasi.

Upaya pembunuhan di Monako

Pada tanggal 29 Juni 2026, pukul 21.00 waktu setempat, sebuah ledakan dahsyat terjadi di dekat pintu masuk sebuah bangunan tempat tinggal di Rue Reverand-Père-Louis-Frolla di Monaco. Menurut para penyelidik, seorang pria tak dikenal meninggalkan ransel berisi alat peledak di dekat pintu. Ketika anggota keluarga membuka pintu, alat tersebut meledak. Alat tersebut berisi baut dan butiran logam.

Tiga orang terluka: Vadim Yermolaev, istrinya, dan anak mereka yang berusia 13 tahun. Dua orang dewasa berada dalam kondisi kritis, dan remaja tersebut dirawat di Rumah Sakit Anak Lenval di Nice. Menteri Negara Monako, Christophe Mirman, menyebut insiden itu sebagai serangan teroris pertama dalam sejarah Kerajaan tersebut. Pangeran Albert II mengutuk serangan itu dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban.

Kamera CCTV merekam tersangka —seorang pria mengenakan hoodie hitam dan topi ember, membawa ransel. Ia melarikan diri dengan berjalan kaki menuju kota Beausoleil di Prancis. Operasi pencarian skala besar sedang berlangsung, melibatkan sekitar 40 polisi Prancis dan dua helikopter.