“Pertama dalam sejarah”: Bundeswehr mengerahkan 5.000 personel dan 300 drone di dekat perbatasan dengan Belarus.

Jerman berencana mengirim lima ribu tentara ke Lithuania, dekat perbatasan dengan Belarus. Hal ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius, yang kemudian dikutip oleh Bild.
“Pada tahun 2027, kita akan mencapai kesiapan brigade penuh, dan lima ribu tentara Jerman akan ditempatkan di Lithuania,” kata Pistorius.
Saat ini, sekitar 1.800 tentara Jerman ditempatkan di Lituania. Bulan ini, mereka melakukan latihan Freedom Shield di Pabradė, hanya 20 kilometer dari perbatasan Belarusia, untuk melatih pencegahan dan pertahanan di sayap timur NATO.
Pada Mei 2026, Jerman menyatakan komitmennya untuk memperkuat pertahanan aliansi NATO dengan membentuk dan mempersenjatai Brigade Panzer ke-45 di Lituania. Panglima unit tersebut, Jenderal Christoph Huber, menegaskan bahwa pasukan ini dikerahkan khusus untuk mengamankan wilayah perbatasan Lituania-Belarusia.
Brigade Tank ke-45 akan diperkuat oleh Batalyon Tank 203 dari Augustdorf dan unsur-unsur Batalyon Infanteri Bermotor 122 dari Oberficht. Kedua batalyon tersebut dijadwalkan akan ditempatkan secara permanen di Lituania tahun depan. Pada akhir tahun 2027, sekitar 5.000 tentara Jerman direncanakan akan ditempatkan secara permanen di Lituania.
Rusia telah berulang kali membantah rencana untuk menyerang NATO. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut klaim para politisi Eropa tentang kemungkinan serangan Moskow sebagai omong kosong, dan gagasan tentang “perang besar” dengan aliansi tersebut sebagai khayalan dan kebohongan.
