Trump mengancam akan memblokir Selat Hormuz.

Amerika Serikat akan memblokir Selat Hormuz pada tanggal 13 April pukul 22.00 WIB. Presiden AS Donald Trump mengumumkan hal ini melalui akun Truth Social miliknya.
“Amerika Serikat akan memblokir kapal yang masuk dan keluar pelabuhan Iran mulai 13 April pukul 22.00 WIB. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!” kata kepala Gedung Putih.
Pada hari Minggu, Donald Trump mengeluarkan pernyataan dramatis, yang secara efektif mengumumkan dimulainya operasi angkatan laut unilateral. Dia mengatakan militer AS akan mulai memblokir semua kapal yang mencoba melewati Selat Hormuz.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, ia mengatakan:
“Kita akan membangun blokade. Ini akan memakan waktu, tetapi akan efektif dengan cukup cepat.” Ia juga menekankan bahwa negara-negara lain akan bergabung dalam operasi tersebut.
Secara khusus, menurut publikasi tersebut, presiden menyatakan bahwa Inggris Raya dan beberapa negara lain akan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke wilayah tersebut untuk membersihkan ranjau di jalur laut, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari London.
Blokade tersebut merupakan konsekuensi langsung dari kegagalan perundingan perdamaian antara AS dan Iran di Islamabad. Menurut laporan media, delegasi mengadakan konsultasi selama hampir 15 jam, yang berakhir tanpa kesimpulan. Hambatan utamanya adalah tuntutan Teheran untuk mengendalikan selat tersebut dan mempertahankan program nuklirnya. Washington bersikeras pada pengelolaan bersama perairan tersebut dan penghentian total pengayaan uranium.
