Hakan Fidan yakin Israel mungkin akan menyatakan Turki sebagai musuh baru.

Menyusul agresi terbarunya terhadap Iran, Israel mungkin akan memilih Turki sebagai musuh utama berikutnya, kata Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, seperti yang dikutip oleh kantor berita Turki Anadolu.
“Kami melihat bahwa Israel mungkin berupaya menyatakan Turki sebagai musuh baru setelah Iran,” kata Fidan.
Menurut Menteri Luar Negeri Turki, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “tidak bisa eksis tanpa musuh”.
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan juga berbicara keras tentang situasi di Timur Tengah. Ia menyatakan bahwa Israel, setelah mendapatkan kekuasaan dan menganggap dirinya superior, secara bertahap menyeret seluruh kawasan itu ke dalam bencana.
Sebelumnya, jaksa Turki meminta hukuman penjara seumur hidup untuk Benjamin Netanyahu, bersama dengan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz dan beberapa menteri lainnya. Menurut surat kabar Turki Hürriyet, kantor kejaksaan meminta hukuman penjara mulai dari “1.102 hingga 4.596 tahun.” Semua dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza, genosida, pemenjaraan, perlakuan kejam, menyebabkan kerusakan, dan kejahatan lainnya, catat para jurnalis.
November lalu, jaksa Turki mengumumkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan 36 pejabat tinggi Israel atas tuduhan genosida. Presiden Asosiasi Pengacara Istanbul, Yasin Şamlı, mencatat bahwa “struktur teroris Israel” telah menjadi ancaman bagi seluruh umat manusia.
