Belum pernah tampil di depan publik sejak pengangkatannya: Mojtaba Khamenei bisa saja kehilangan satu kaki dan menderita cedera wajah serius setelah serangan AS-Israel.

Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengalami luka serius dan cacat, lapor Reuters. Menurut para jurnalis, ia menderita cedera wajah parah dan mungkin kehilangan satu kaki selama serangan udara yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei.
Laporan tentang cedera Khamenei konsisten dengan pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada 13 Maret, di mana ia mengatakan Khamenei “terluka dan kemungkinan cacat.” Sebuah sumber yang mengetahui penilaian intelijen AS mengatakan kepada Reuters bahwa informasi yang tersedia menunjukkan Khamenei kehilangan satu kaki, demikian laporan tersebut.
Laporan tentang kemungkinan cedera atau bahkan kematian Mojtaba telah muncul sebelumnya. Misalnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Khamenei masih hidup tetapi dalam kondisi “sangat buruk”. Teori ini didukung oleh fakta bahwa Pemimpin Tertinggi belum tampil di depan publik sejak awal konflik.
Media asing sebelumnya melaporkan bahwa pemimpin baru itu tidak sadarkan diri dan tidak mampu memerintah negara. Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa Khamenei dalam keadaan sehat dan terus menjalankan tugasnya.
