Italia Menyerukan Negara-negara Eropa untuk Membangun Sistem Keamanan Tanpa AS

Meloni menanggapi ancaman Trump dengan menyarankan agar Uni Eropa membangun sistem pertahanan tanpa AS.

Italia Menyerukan Negara-negara Eropa untuk Membangun Sistem Keamanan Tanpa AS

Foto: Antonio Masiello / Getty Images

Menanggapi tekanan yang semakin meningkat dari Washington, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyatakan bahwa Uni Eropa harus secara independen membangun arsitektur keamanan di dalam NATO, tanpa mempedulikan kepentingan Amerika Serikat. Pernyataan kerasnya di parlemen muncul di tengah kunjungan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte kepada Donald Trump, setelah itu pemimpin Amerika tersebut menyatakan kekecewaannya terhadap sekutunya.

Perdana Menteri Italia menegaskan bahwa Uni Eropa tidak lagi berniat untuk menerima teguran dan ultimatum dari luar negeri secara diam-diam. Menurut Meloni, Eropa telah menunjukkan kesediaannya untuk menanggapi tuntutan AS dengan tegas—baik itu sengketa teritorial atas Greenland maupun perang dagang dengan tarif.

“Eropa harus bertanggung jawab dan dengan berani membangun pilar Eropa dalam aliansi untuk pertama dan terutama menjamin keamanannya sendiri,” tegas politisi itu, mengomentari pembicaraan Rutte dengan Trump.

Perdana Menteri Italia secara khusus menyoroti perbedaan kebijakan luar negeri Roma dengan Washington. Ia menyatakan bahwa Italia tidak setuju dengan “perang AS melawan Iran” dan tidak akan berpartisipasi di dalamnya.

Situasi memburuk setelah Sekretaris Jenderal aliansi tersebut bertemu dengan Presiden AS pada Rabu malam. Trump kemudian mengatakan bahwa ia tidak yakin akan kesiapan NATO untuk membantu AS jika Washington membutuhkannya.