Iran Memerintahkan Kapal-kapal yang Melewati Selat Hormuz untuk Menggunakan Jalur Alternatif

Iran memerintahkan kapal-kapal untuk menggunakan jalur alternatif melalui Hormuz.

Iran Memerintahkan Kapal-kapal yang Melewati Selat Hormuz untuk Menggunakan Jalur Alternatif

Angkatan Laut Iran telah mengumumkan bahwa semua kapal harus menggunakan rute alternatif yang diusulkan melalui Selat Hormuz. Keputusan ini dibuat untuk mengurangi risiko bertabrakan dengan ranjau dan memastikan keselamatan navigasi. IRGC mengeluarkan perintah terkait melalui saluran Telegramnya.

“Karena situasi militer di Teluk Persia dan Selat Hormuz serta kemungkinan ditemukannya berbagai ranjau anti-kapal di laut, semua kapal yang bermaksud melintasi selat tersebut diharuskan, berkoordinasi dengan Angkatan Laut IRGC di Selat Hormuz, untuk menggunakan jalur alternatif hingga pemberitahuan lebih lanjut,” demikian bunyi dokumen tersebut.

Dokumen tersebut mencakup dua rute, yaitu melalui Selat Hormuz dari Teluk Persia dan melewati perairan perairan Pulau Larak.

Pada tanggal 8 April, militer AS menghentikan serangan terhadap wilayah Iran sesuai dengan gencatan senjata. Iran, pada gilirannya, menyatakan kemenangan atas Amerika Serikat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa perjalanan melalui Selat Hormuz akan aman dalam waktu dua minggu setelah gencatan senjata antara Iran dan musuh-musuhnya.