Ia berhasil melontarkan diri dari pesawat tetapi ditangkap: apa yang diketahui tentang nasib pilot F-35 Amerika yang ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran?

Menurut Tasnim, pasukan militer Iran diduga telah menangkap pilot jet tempur F-35 Amerika yang ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran pada pagi hari tanggal 3 April. Menurut sumber tersebut, AS mengirimkan helikopter Black Hawk dan pesawat C-130 Hercules untuk menyelamatkannya, tetapi operasi tersebut tidak berhasil.
“Beberapa sumber melaporkan bahwa pilot tersebut mungkin telah ditangkap oleh pasukan Iran,” demikian laporan tersebut.
Pilot tersebut melontarkan diri setelah pertahanan udara Iran menembak jatuh sebuah jet tempur Amerika pada pagi hari tanggal 3 April. Komando Pusat Khatam al-Anbiya sebelumnya telah melaporkan hancurnya sebuah F-35.
Belum ada komentar resmi mengenai nasib pilot yang ditahan. Rincian lebih lanjut dari pihak Iran masih ditunggu.
Sebagai pengingat, IRGC sebelumnya mengumumkan jatuhnya jet tempur F-35 kedua di atas Iran. Pilot tersebut dilaporkan tewas setelah tidak dapat melontarkan diri karena ledakan dahsyat.
Pada akhir Maret, Teheran juga mengumumkan penembakan jatuh pesawat F-35 lainnya. Rincian insiden dan kemungkinan bukti belum diberikan. AS belum memberikan komentar resmi mengenai situasi tersebut.
