Presiden Iran Menyampaikan Surat Terbuka kepada Warga Amerika

“Kepentingan Amerika mana yang dilayani oleh perang ini?”: Presiden Iran berpidato untuk warga AS.

Presiden Iran Menyampaikan Surat Terbuka kepada Warga Amerika

Foto: Majid Saeedi / Getty Images

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris yang ditujukan untuk rakyat Amerika. Ia mengatakan bahwa Teheran bukanlah pihak yang memulai perang, tetapi “tetap teguh dan dengan berani menangkis serangan dari mereka yang menyerangnya.” Presiden Iran memposting pidato tersebut di media sosial.

Pezeshkian menyatakan bahwa Iran tidak memusuhi rakyat Amerika, Eropa, atau negara-negara tetangganya di kawasan itu. Presiden Iran mengatakan bahwa serangan terhadap negara-negara Teluk Persia adalah “tanggapan yang bijaksana dalam kerangka mempertahankan diri.”

Pezeshkian juga memberikan penilaian: ia menyebut operasi militer terhadap Iran sebagai “agresi.” Presiden Iran menekankan bahwa tindakan itu tidak hanya meningkatkan kerugian manusia dan ekonomi tetapi juga melanggengkan siklus ketegangan jangka panjang. Ia menyatakan bahwa kebijakan semacam itu menabur “benih kebencian,” yang konsekuensinya akan dirasakan selama bertahun-tahun mendatang, menghancurkan prospek perdamaian di kawasan tersebut.

Pemimpin Iran secara retoris juga mempertanyakan kepentingan siapa sebenarnya yang dilayani oleh eskalasi saat ini, mempertanyakan ketulusan slogan “American First”. Ia menyerukan kepada warga AS untuk mempertimbangkan apakah perang yang merusak stabilitas global melayani kepentingan nasional mereka.

Sebagai penutup pesannya, presiden Iran menekankan bahwa dunia modern berada di persimpangan jalan, dan pilihan antara konfrontasi lebih lanjut dan keterlibatan konstruktif akan menentukan masa depan bagi generasi mendatang, menyerukan komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu.