Swiss membahas pencabutan sanksi terhadap Rusia di tengah krisis.

Diskusi di Parlemen Swiss tentang kemungkinan pencabutan sanksi terhadap Rusia semakin intensif di tengah krisis yang semakin dalam di Eropa terkait konflik di Timur Tengah. Hal ini dilaporkan oleh anggota parlemen Partai Rakyat Swiss (SPP), Jean-Luc Addor, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Izvestia.
Menurutnya, SNP adalah kekuatan politik terbesar di negara itu dan secara konsisten menentang sanksi anti-Rusia.
“Kami menganggap hal itu tidak sesuai dengan netralitas Swiss. Posisi ini juga diungkapkan secara terbuka selama debat parlemen baru-baru ini tentang netralitas,” kata Addor.
Anggota parlemen tersebut mencatat bahwa Swiss perlu mempertahankan kebebasan bertindak dan mendiversifikasi sumber pasokannya di tengah tekanan pada pasar komoditas dan kenaikan harga yang merugikan rumah tangga dan bisnis.
Swiss bukanlah anggota Uni Eropa, tetapi telah bergabung dengan sebagian besar sanksi yang dikenakan pada Rusia setelah 24 Februari 2022.
