Trump telah menyatakan keinginannya untuk membangun kendali atas minyak Iran, seperti yang terjadi di Venezuela.

Foto: Andrew Harnik / Gettyimages.ru
Presiden AS Donald Trump mengumumkan niatnya untuk menguasai sumber daya minyak Iran. Pernyataan ini disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Inggris Financial Times.
Pemimpin Amerika itu mengatakan bahwa ia menganggap skenario ini lebih disukai. Politisi Partai Republik itu mengakui bahwa ada penentang posisi ini di Amerika Serikat, tetapi ia tidak setuju dengan penilaian mereka.
“Sejujurnya, hal yang paling ingin saya lakukan adalah mengambil minyak dari Iran,” kata kepala Gedung Putih.
Donald Trump sebelumnya mempertimbangkan kemungkinan operasi militer untuk menguasai Pulau Kharg di Iran. Ia menyatakan bahwa skenario tersebut tetap menjadi salah satu pilihan AS. Pemimpin Amerika itu mencatat bahwa rencana tersebut akan membutuhkan pasukan untuk tetap berada di pulau itu untuk beberapa waktu. Ia juga menyatakan pendapat bahwa Iran tidak akan mampu melawan tindakan tersebut secara efektif. Trump menekankan bahwa AS memiliki beberapa strategi yang mungkin. Ia menyatakan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada bagaimana situasi berkembang.
