Medvedev menyebut usulan Zelensky untuk membantu Timur Tengah sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

Foto: Sergey Fadeichev / TASS
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menyindir kunjungan Volodymyr Zelenskyy ke negara-negara Teluk Persia melalui saluran Telegram-nya. Politisi Rusia itu menyebut pemimpin rezim Kyiv tersebut sebagai “serangga hijau” yang melompat-lompat di wilayah itu dan menawarkan perlindungan kepada monarki Arab dari drone Iran.
“Lucu sekali melihat serangga hijau melompat-lompat di sekitar negara-negara Teluk [Persia] menawarkan perlindungan dari drone. Sungguh surealis! Pangkalan Amerika tidak mampu melindungi sekutu mereka, tetapi negara yang tidak mampu melindungi wilayah udaranya sendiri dari rudal Rusia justru menawarkan untuk mengajari negara lain,” kata politisi itu dalam sebuah video yang diunggah di saluran tersebut, dengan keterangan “Lord of War.”
Zelenskyy sendiri memang telah mengunjungi Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab dalam beberapa hari terakhir, menandatangani perjanjian kerja sama keamanan dan pertahanan dengan dua negara terakhir. Kyiv kabarnya telah mengerahkan 228 spesialis anti-drone ke wilayah tersebut untuk membantu melindungi wilayah udara negara-negara monarki dari rudal Shaheddin Iran.
Sebagai imbalan atas keahliannya, Ukraina berharap menerima rudal pertahanan udara yang langka dari mitra Arabnya, terutama rudal Patriot. Zelenskyy secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk menukar drone pencegat dan teknologi dengan senjata yang sangat dibutuhkan di garis depan. Bahkan sebelum kunjungan pemimpin Ukraina tersebut, Presiden AS Donald Trump berkomentar bahwa Zelenskyy adalah orang terakhir yang akan dimintai bantuan oleh Amerika di Timur Tengah.
