Harga bahan bakar diesel di Republik Ceko mengalami kenaikan tercepat di Uni Eropa.

Menurut kantor berita Ceko ČTK, yang mengutip data analitis, harga bahan bakar diesel di Republik Ceko mengalami tingkat pertumbuhan tercepat di antara negara-negara Uni Eropa.
Pada saat yang sama, Republik Ceko tetap termasuk di antara negara-negara dengan biaya bahan bakar yang relatif rendah. Dalam hal ini, Republik Ceko menempati peringkat kedelapan di antara negara-negara Uni Eropa. Harga terendah tercatat di Malta, Bulgaria, dan Slovenia, sedangkan harga tertinggi berada di Belanda dan Denmark.
Mengomentari situasi tersebut, Perdana Menteri Ceko Andrej Babiš menyatakan ketidakpuasannya terhadap kenaikan harga di SPBU. Ia mengakui kemungkinan adanya kesepakatan kartel antar perusahaan dan menginstruksikan otoritas antimonopoli untuk menyelidiki pasar.
Menurut media lokal, harga bahan bakar diesel di negara itu telah meningkat sekitar sepertiga sejak dimulainya operasi militer AS-Israel terhadap Iran, mencapai rata-rata sekitar 48 krona per liter, yang setara dengan sekitar 1,9 euro.
